Lantai Semen Polesh

Finishing lantai Semen Polesh atau cement polished menjadi tren dalam arsitektur dan interior. Lantai semen poles menghasilkan kesan natural dan apa adanya. Lantai semen poles dapat dipadukan dengan mebel desain modern yang minimalis dan warna yang mencolok. Meskipun tampilan terlihat sederhana, Lantai semen poles tidak mudah proses pembuatannya. Memerlukan tukang yang berpengalaman dan bahan yang berkualitas baik.Meski demikian apabila ingin memperoleh suasana ruang yang berbeda, lantai semen poles ini layak dicoba untuk diaplikasikan.

Berikut tips pekerjaan lantai semen polesh :
  1. Pemadatan Lantai Kerja. Untuk lantai yang berhubungan langsung dengan tanah perlu dilakukan pemadatan tanah dengan alat stamper. Setelah tanah padat, lapisi dengan pasir dengan ketebalan 5 cm.
  2. Rabat Lantai Kerja. Lantai yang telah dipadatkan kemudian kita beton. Rabat beton dengan tulangan besi wiremesh M5 satu lapis. Untuk campuran beton bisa menggunakan 1portland cement : 3 pasir : 5 batu split. Tebal dari cor beton ini adalah 8 cm.
  3. Plesteran Semen. Jeda waktu antara pembetonan dan proses plesteran minimal selang satu hari setelah beton cukup kering. Langkah selanjutnya adalah plesteran dengan pasir  extra beton dengan ketebalan 1,5 cm. Campuran plesteran ini adalah 1 portland cement : 3 pasir. Gunakan kawat ayam, pasang di atas beton lantai dengan diganjal agar posisi terletak ditengah. Pemakaian kawat ayam ini untuk mencegah retak plesteran. Untuk memplester ini bisa juga anda gunakan plesteran semen instan. Anda hanya tinggal menuangkan air saja dan langsung dapat digunakan. Pastikan hasil plesteran tersebut rata.
  4. Acian Semen. Jeda waktu antara plesteran dan acian tidak boleh lama, setelah plesteran rata maksimal 1 jam berikutnya langsung tuangkan acian yang telah disiapkan.Proses ini dilakukan agar daya rekat ke plesteran baik atau monolit. Apabila tidak menggunakan semen acian instan, anda bisa sendiri membuat semen acian      menggunakan portland cement atau semen biasa. Tuangkan semen kedalam ember sebanyak 3/4 ember, kemudian tuangkan air yang dicampur dengan lem putih sampai    semen terendam.   Biarkan sejenak sampai hilang gelembung-gelembungnya. Acian siap digunakan. Untuk memperoleh warna semen acian yang tidak terlalu gelap,    dapat dicampur dengan semen putih. Jika anda menginginkan warna lain, gunakan semen warna untuk acian.
  5. Polesh dan finishing akhir. Gunakan sterofoam tebal dan spon untuk menggosok acian sebelum kering benar agar permukaan halus. Setelah minimal 3 hari acian kering, lantai dapat kita      poles dengan mesin poles.Gunakan jasa tukang poles lantai semen profesional agar hasil polesan maksimal.polesh lantai dilakukan beberapa kali sampai hasil lantai benar-benar halus, selanjutnya di berikan hana kimia.Untuk tampilan bisa sesuai dengan selera kita. Pilih mengkilap wet look atau matte agar berkesan kasar dengan menggunakan coating.
    Lantai semen poles ini tidak bisa mencegah timbulnya retak rambut. Tetapi munculnya retak rambut ini menurut beberapa pendapat lebih memberi kesan natural.
Lantai semen akan terlihat lebih cantik apabila pada celah atau nat tersebut diaplikasikan dengan material tertentu yang menarik dan juga bersifat dekoratif, seperti :
  1. Kaca bening yang dapat memantulkan kilauan yang seringkali memberikan kesan suram dan tampak lebih atraktif
  2. Material bahan logam, seperti kuningan atau aluminium yang mampu menciptakan kesan klasik
  3. Batu koral, kayu alami, ataupun bata merah, dan lain sebagainya yang mampu memberi kesan natural pada lantai


Kelebihan Lantai Semen Polesh
  1. Ketahanan Tinggi. Lantai semen memiliki ketahanan yang tinggi terhadap gesekan dan memiliki kekuatan tekan yang besar. Selain itu juga aman dari penggembungan karena ada pememuaian pada material bawah lantai.
  2. Perawatan Mudah. Lantai jenis ini mudah dan murah dalam perawatannya. Anda hanya cukup sering mengepel lantai dan poles lantai sekali dalam 6 bulan. Hal ini dilakukan agar permukaan mengkilap pada lantai tetap terjaga.
  3. Ramah lingkungan. Semen merupakan material yang tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Karena itu ketika diaplikasikan untuk lantai, akan menjadikan lantai yang ramah terhadap lingkungan.
  4. Terkesan Dingin. Untuk wilayah negara Indonesia yang dikenal tropis, lantai jenis ini sangat cocok diaplikasikan, karena akan menambah ruangan tetap berkesan dingin meskipun dalam kondisi yang terik diluar rumah.
Kelemahan Lantai Semen Polesh
  1. Permukaan Keras. Lantai semen memang dikenal kuat, dan kekuatan ini juga berimplikasi pada permukaan lantai yang menjadi sangat keras. Lantai dengan permukaan keras kadang juga berbahaya untuk bermain anak – anak dan orang usia lanjut.
  2. Permukaan lembab. Ketika finishing permukaan lantai, pastikan lakukan pemolesan lantai dengan baik. Permukaan yang kasar dan tidak merata, udara lembab dan air akan mudah terserap dan dapat menyebabkan lantai lumutan.
  3. Perbaikan Sulit Dilakukan. Tantangan utama dalam mengaplikasikan lantai semen adalah karena akan sulit diperbaiki jika ada kerusakan. Oleh sebab itu dalam pengaplikasiannya pastikan menggunakan semen, pasir dan formula adonan semen cor terbaik, agar lantai tidak mudah retak.

Komentar

Postingan Populer