Rumah Pilihan Generasi Milenial


Dapat dikatakan kebutuhan akan kendaraan dan gadget kini tak lagi menjadi hal utama bagi generasi melineal. Mereka pun muuntuk mencari properti impiannya. Expo atau pameran perumahan dan apartemen pun ramai dihadiri generasi milenial.




Dari hasil wawancara kami diketahui kesimpulan bahwa propety apa yang mereka cari, simak berikut ini :

1. Rumah Type kecil
Mayoritas generasi milenial tidak menginginkan rumah dengan ukuran yang terlalu besar. Rata-rata mereka ingin membeli rumah dengan tipe 27-36. Salah satu tipe rumah ideal untuk yang masih single atau baru membangun keluarga kecil.
Selain itu alasannya tentu saja rumah berukuran kecil lebih terjangkau harganya.
2. Perabot rumah lengap
Rumah modern yang simple dan sederhana tanpa banyak barang menjadi rumah impian mereka. Mereka lebih menyukai untuk melengkapi rumah dengan perabot multifungsi sehingga tak perlu membeli banyak perabot untuk membuat rumah selalu terlihat rapi.
3. Mudah Akses Internet
Internet merupakan hal penting bagi generasi milenial. Karena itu, akses internet merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan oleh mereka saat akan membeli hunian.
Mereka tak segan mengecek beberapa provider jaringan home internet yang masuk ke kawasan tersebut. Tak jarang akses internet menjadi penentu keputusan mereka dalam membeli properti. 
4. Mudah dicapai
Gerasi milenial merupakan kelompok umur produktif yang aktif dan memiliki mobilitas tinggi. Tak heran jika kelompok ini memilih untuk mempunyai rumah yang memiliki akses transportasi yang baik.Tak masalah lokasi rumah jauh dari kota, selama lokasinya dekat dengan akses transportasi umum, misalnya stasiun KRL, halte TransJakarta, dan jalan tol.
5. Harga maksimal Rp500 Juta
Selain produktif, generasi milenial juga cermat memperhitungkan segala hal. Doyan membeli gadget atau nongkrong di mal bukan berarti jor-joran dalam membeli properti, mereka juga jago dalam merencanakan keuangan.
Rata-rata generasi milenial mengincar rumah dengan harga mulai dari Rp300 jutaan hingga Rp500 juta. Bagi mereka, harga ini dianggap standar dan masih terjangkau dengan rata-rata penghasilan bulanan mereka.
Saat ini, banyak pengembang yang menyesuaikan keinginan milenial dengan memberikan fitur-fitur dan juga harga yang sesuai dengan kantong milenial. Namun, manakah yang paling baik dan terpercaya?

Komentar

Postingan Populer