Memilih AC yang tepat
Indonesia adalah negara beriklim tropis, dimana perubahan cuaca berlangsung cukup cepat, cuaca terasa panas saat musim kemarau tiba.Saat siang dan malam hari di musim kemarau sangat terasa sekali, panas yang menyengat dan udara yang gerah. Teknologi pendingin udara dalam ruangan ditemukan John Gorrie dan Willis Carrier yang yang saat ini sebut sebagai teknologi air conditioner (AC). Saat ini teknologi yang mereka temukan dan kembangkan sukses membuat banyak orang tidak kegerahan lagi dan menjadikan AC salah satu alat favorit banyak orang. Bahkan, saat ini sudah jadi alat salah satu perangkat wajib.Tips Memilih AC Rumah
1. Sesuaikan Ukuran PK dengan Luas Ruangan
Ketika ingin membeli AC, salah satu hal yang terpenting adalah besaran Paardekracht (PK). PK sendiri secara harfiah dari bahasa Jerman berarti tenaga kuda (biasanya digunakan pada daya motor atau mobil). Namun, dalam konteks di sini bisa dibilang merupakan besaran tenaga yang bisa dihasilkan dari pendingin ruangan.
PK menjadi salat satu pertimbangan utama. Untuk menentukan besarnya PK
yang kamu inginkan, kamu juga perlu mengetahui luas ruangan yang akan
menjadi lokasi peletakan AC tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar suhu
dingin menyebar dengan merata.
Berikut adalah rumus yang bisa kamu gunakan untuk menentukan PK yang sesuai dengan ruangan:
- Panjang ruangan (m) x lebar ruangan (m) x tinggi ruangan/3 (m) x 500
Setelah itu cocokan hasil perhitungan kamu dengan angka di bawah ini:
- 5.000 BTU/h gunakan AC berukuran ½ PK
- 7.000 BTU/h gunakan AC berukuran ¾ PK
- 9.000 BTU/h gunakan AC berukuran 1 PK
- 12.000 BTU/h gunakan AC berukuran 1 ½ PK
- 18.000 BTU/h gunakan AC berukuran 2 P1/2 PK
BTU sendiri merupakan singkatan dari British Thermal Unit, yang
menggambarkan seberapa besar kemampuan pendingin ruangan untuk
mengurangi panas dalam suatu ukuran ruangan tertentu dalam kurun waktu
satu jam.
2. Pilih Jenis AC yang Sesuai

3. Perhatikan Tipe AC

Saat ini, terdapat tiga tipe AC, yaitu strandard, low watt, dan inverter. Pada dasarnya, cara kerja tipe standard dan low watt sama saja. Namun, pada tipe rendah daya, kinerja kompresornya lebih kecil, sehingga akan lebih hemat.
AC low watt cocok untuk rumah dengan kapasitas listrik kecil. Untuk tipe inverter, AC dengan tipe ini akan bekerja dengan keras untuk mendinginkan ruangan pada tarikan pertamanya, sehingga akan membutuhkan.
Namun, setalah ruangan dingin watt yang digunakan akan mengecil. Sehingga akan lebih menghemat energi.
4. Cermati Fitur Penting pada AC

Selanjutnya, pastikan fitur dalam AC yang
kamu beli sesuai dengan kebutuhan kamu. Ada baiknya kamu baca mengenai
fitur-fitur penting yang ada pada pendingin ruangan. Apakah sudah ada
fitur terkini, seperti rendah konsumsi daya, mode otomatis dan lainnya.
Gunakan lah fitur tersebut sebaik mungkin, karena percuma saja jika kamu sudah membeli AC dengan teknologi terkini, namun kamu tidak memanfaatkannya.
5. Jumlah Orang dalam Ruangan
Jumlah
orang dalam ruangan juga akan mempengaruhi tingkat dingin dan kinerja
AC yang kamu gunakan. Ruangan dengan jumlah orang yang terlalu banyak
dan PK tidak mencukupi, tentu akan membuat suhu AC menjadi tidak terlalu
dingin, dan membuatnya bekerja lebih keras.
Oleh karena itu, pemilihan PK pada AC juga tergantung dari jumlah orang yang akan berada dalam ruangan tersebut.

Membeli AC dengan
teknologi yang memungkinkan daya listrik diambil tidak terlalu besar
alias hemat daya sangat penting untuk jadi pertimbangan. Sekarang ini, sudah banyak sekali pabrikan yang membekali produk mereka dengan fitur hemat listrik. Jadi, sekiranya kamu tidak sulit mendapatkannya.
7. Beli AC yang Branded

Banyak sekali merk AC yang sekarang bisa kamu temui di pasaran. Sebaiknya, pilih merk AC yang memang sudah terkenal dan direkomendasikan banyak orang. Jangan takut dengan harga yang mahal, karena ada harga, pasti ada kualitas.
Namun tetap saja, coba lah untuk membaca review pemakaian dari orang lain. Sehingga, kamu dapat menentukan merk pilihanmu tanpa penyesalan.
8. Desain Sederhana

Kita tahu bahwa desain AC saat ini sangat beragam, coba saja lewati salah satu toko elektronik terdekat dan perhatikan beragam produk pendingin yang terpampang di salah satu sudut toko. Dari sekian banyak desain, pilih lah desain yang sederhana.
Sehingga, ketika kamu membersihkan filter AC tidak perlu repot untuk melepas komponennya.
9. Tentukan Budget
Pastinya, kamu perlu memastikan berapa budget-mu ketika ingin membeli sesuatu, dalam hal ini adalah AC. Di pasaran, pasti tersedia beragam lini produk dari kelas low end, mid, hingga high end. Tinggal kamu sesuaikan berapa besaran pengeluaran yang kamu sudah tentukan untuk memilih AC, dan pilih yang terbaik.
10. Peletakan AC
Setelah itu, kamu pun perlu memerhatikan ruangan mana yang akan kamu pasang AC. jika kamu ingin meletakan pada kamar, jenis yang cocok adalah jenis split dengan PK ¾ hingga 2 PK, dan suhu 23 -24 Celsius.
Untuk di ruang tamu dan ruang keluarga kamu bisa menggunakan AC dengan tipe cassset dengan 1-2 PK dan atur suhu sekitar 23-26 Celsius.


Komentar
Posting Komentar