Cat Tembok Tanpa Plamir
Dalam beberapa kasus pembangunan rumah tinggal, toko maupun ruko untuk menekan biaya konstruksi biasanya ada beberapa material yang dikurangi, seperti pemilihan jenis cat, proses ngecat, jenis bahan penutup plafond, jenis keramik lantai maupun dinding yang digunakan. Yang kita bahas saat ini adalah proses finishing sebelum cat. Sebelum dilakukan proses pengecatan biasannya dilakukan proses plamir, sehingga hasil cat lebih maksimal. Pertanyaannya apakah boleh tidak dilakukan plamir sebelum ngecat?
Apa yang dimaksud dengan plamir?
Plamir adalah bahan pelapis dinding sebelum cat agar
permukaannya rata dan halus. Wujudnya adalah seperti adonan tepung yang
akan dibuat kue, tidak encer juga tidak keras. Kadang ada juga yang
menyebutnya sebagai dempul, hanya saja istilah dempul lebih umum
digunakan pada cat kendaraan (mobil). Biasanya bahan ini bisa dibeli
pada toko bangunan kemudian langsung dipakai. Tapi yang ingin membuatnya
terlebih dulu dengan bahan dasarnya akan lebih hemat biaya. Bahan dasar yang digunakan adalah lem putih dan kalsium. Keduanya
juga bisa didapatkan pada toko bahan bangunan. Akan lebih murah jika
mencampur kedua bahan ini daripada menggunakan plamir yang siap pakai.
Proses “membuat plamir” ini pun tidak rumit….. dicampur biasa dengan
cara mengaduk.
Tujuan dilakukan plamir membuat bidang dinding menjadi semakin rata dan menghindari daya serap dinding supaya tidak terlalu tinggi, yang akan berpengaruh terhadap jumlah cat yang digunakan.
Kembali ke pertanyaan diatas apakah boleh dinding dicat tanpa diplamir? Kondisi tersebut bisa saja, tetapi akan beresiko akan meningkatnya voliume cat yang digunakan. dinding mesti rata dan diberlakukan untuk dinding luar untuka menghindari pengelupasan dinding
Semoga bermanfaat
Semoga bermanfaat



Komentar
Posting Komentar