Kelebihan dan Kekurangan Lantai Kayu

Tugas seorang Arsitek adalah membuat perencanan rumah yang membuat para penghuninya betah dan nyaman tinggal. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan ini seperti tata ruang, sirkulasi udara, tata cahaya, pemilihan bahan finishing. Salah satu yang kita bahan saat ini adalah pemilihan bahan lantai dari kayu. Lantai kayu ini mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan dibandingkan lantai rumah berbahan lain.



Kelebihan :
  1. Memunculkan Kesan Alami. Dengan pemakaian lantai dari bahan kayu,kesan alami dan natural dalam rumah akan tercipta. Bagi yang menyukai suasana alam,pemakaian lantai kayu ini bisa membuatnya merasa betah berada di dalam rumah. Motif kayu yang beraneka ragam menjadikan kita lebih leluasa dalam memilih motif sesuai dengan desain interior ruangan
  2. Membuat Ruangan Menjadi hangat. Kelebihan lantai kayu akan membuat ruangan menjadi hangat meskipun pada musim dingin atau musim penghujan. Karena sifat dari kayu yang mampu menyimpan panas pada siang hari yang selanjutnya akan digunakan untuk menghangatkan udara pada malam hari.
  3. Sejuk waktu panas, hangat waktu dingin, indah & anggun, nyaman akrab, 
  4. Tidak Masuk angin kalau ditiduri hygienic & non allergy
  5. Tidak membongkar & merusak lantai awal. kondisi lapisan tidak sampai mengelupas
  6. Tahan noda & tahan gores (ada lapisan corundum crystal), tidak berobah warna, tahan api rokok (ada lapisan corundum crystal), tahan air & waterproof
  7. Tersedia berbagai pilihan  warna & corak untuk menyesuaikan dengan interior yang diinginkan,
  8. Tidak bau, tidak nempel debu & mudah dibersihkan, Mudah diperbaiki & diganti, Tidak luka parah kalau jatuh di atasnya
  9. Tidak berisik pada saat diinjak 
  10. Tidak perlu diamplas, diwax/difinish ulang, tidak lengkung
  11. Bernilai tinggi & ekonomis
  12. Tidak lembab di ruang AC, cocok untuk daerah tropis maupun pegunungan, cocok untuk ruangan audio & video anda
  13. Hemat waktu instalasi & pemeliharaan lantai, Didukung accesories untuk keindahan ruangan anda, tidak perlu di tambah lapisan pelindung, tidak perlu membongklar lantai lama.

Kekurangan :
  1. Perlakuan Khusus Agar Tak Mudah Keropos. Lantai kayu yang kurang mendapatkan perlakuan khusus saat akan dipasang terutama penanggulangan terhadap rayap, pasti akan mudah mengalami keropos karena ulahrayap ataupun kelembaban. Kelembapan akan berpengaruh terhadap kayu, kayu menjadi mudah lapuk dan menimbulkan bau yang kurang sedap.
  2. Lantai Memuai. Kekurangan lantai kayu yang lain yaitu sifatnya yang bisa memuai ataupun menyusut saat terjadi perubahan suhu yang drastis. Jika lantai kayu mengalami pemuaian maka akan menjadikan lantai tidak rata dan tidak nyaman.
  3. Susah Dibersihkan. Lantai kayu jika terkena noda dari tinta atau cat, sulit untuk dibersihkan. Karena cairan tinta ataupun cat tersebut akan meresap ke dalam kayu selanjutnya menyatu dengan kayu. Selain itu lantai kayu yang jarang dibersihkan juga bisa menjadi sarang penyakit dan bakteri yang bisa bersembunyi di sela-sela serat kayu.

Perawatan :
Setelah memutuskan untuk menggunakan lantai parket atau lantai kayu, hal yang paling utama adalah merawatnya dengan baik. Ada banyak produk lantai parket yang menjanjikan tahan gores karena telah dilapisi anti gores. Namun, tetap saja saat merawatnya perlu dilakukan dengan baik. Merawat lantai kayu perlu dilakukan dengan hati-hati. Itu dilakukan agar keindahan lantai parket bisa tetap terjaga. Saat membersihkan lantai kayu gunakan sapu yang lembut berbahan bulu. Ini penting agar permukaan kayu tidak tergores. Sedangkan, untuk menjaga keawetan, hindarkan penggunaan air berlebihan pada lantai kayu. Untuk itu gunakan lap kering agar air tak merembes ke dalam pori-pori kayu. Meski demikian banyak pula produk lantai paket yang menjanjikan tahan gores dan tak bisa dirembesi air. Agar lantai kayu tetap tampak indah, poleslah dengan minyak lemon satu bulan sekali. Minyak jenis ini dianggap aman bagi aktivitas keluarga. 
Di antara kelebihan dan kekurangan yang dimiliki lantai kayu, bisa menjadi pertimbangan saat akan memilih jenis lantai. jika ingin memperoleh tekstur permukaan, pakailah pelitur atau vernis, bisa juga dengan mengecatnya dengan cat kayu. yang bermutu dan sesuai dengan harapkan, maka fungsi material kayu tersebut maksimal, harus diperhatikan beberapa hal, diantaranya adalah harus memilih jenis kayu yang tahan cuaca dan rayap. Misalnya, kayu jati, Sonokeling, bangkirai, dan merbau. Selain itu harus di pastikan kayu yang digunakan memiliki kadar air yang sangat minimal. Karena kandungan air tinggi dapat membuat kayu menjadi memuai, susut, atau retak. Untuk mendapatkan kualitas yg terbaik, maka para konsumen lebih baik memilih kayu jenis SOLID, karena kayu solid tersebut tahan dari serangan rayap selain memiliki tekstur yang cantik. Selain itu buat susunan kayu yang seimbang dengan bidang furniture.Pemasangan Lantai yang memanjang bisa menggunakan susunan vertical, sedangkan yang melebar bisa horizontal. Susunan yang tepat memudahkan perletakkan furniture. Agar tampilan lantai kayu maksimal, sebaiknya pastikan kondisi muka lantai dasar rata dan rapi. Lantai tak rata bisa merusak kayu dan suasana ruang. Untuk hasil yang maksimal harus dikerjakan oleh instaler yang profesional, dan untuk Pemasngan Lantai Kayu Solid tidak memerlukan waktu lama, karena hanya memerlukan waktu 1-2 hari. Pemasangan Lantai Kayu Solid tidak harus membongkar Lantai lama, seperti Lantai keramik, marmer, lantai semen ACIAN dan lantai kayu lama bisa di tumpuk dengan lantai kayu kita.




Komentar

Postingan Populer