Tip dan Persiapan Pengecatan

Pengecatan
yang baik membutuhkan persiapan-persiapan matang. Persiapan yang benar
akan membuat pekerjaan pengecatan lebih capat, mudah, dan biaya rendah,
selain memberikan hasil akhir yang baik juga lapisan cat lebih tahan
lama, selain pemilihan produk yang tepat.
Ada
beberapa hal yang mempengaruhi keberhasilan pengecatan dinding tembok
(bata), yang paling berpengaruh adalah kualitas atau mutu dinding itu
sendiri (terlepas dari kualitas cat yang dipakai). Masalah yang sering
timbul akibat dari kualitas dinding yang jelek biasanya adalah
belang-belang seperti basah (bila kadar air dalam dinding terlalu
tinggi), lapisan cat yang menggelembung, dll. Sedangkan
bila yang dipakai cat dinding dengan kualitas rendah maka masalah yang
sering terjadi adalah pengapuran, warnanya luntur, dll. Bagaimana kita
tahu cat yang kita pakai tersebut berkualitas?. Cat yang berkualitas
minimal mempunyai empat fungsi yang harus dimiliki diantaranya daya
sebar, daya tutup, mudah dalam pengaplikasiannya, dan aman bagi
kesehatan lingkungan. Memang semakin tinggi kualitas cat, maka harganya
pun akan semakin mahal, karena disamping keempat hal pokok diatas, cat
yang berkualitas akan memiliki nilai tambah seperti daya tahan terhadap
cuaca, anti jamur, tidak memudar (anti fading), mudah dibersihkan
(washable), dapat menutup retak rambut (cover hair line crack) serta
tambahan pengharum (fragnance).
PROSES PERSIAPAN DINDING
Setelah
permukaan tembok sudah benar-benar kering, dan sebelum tembok di
plamir, lapisi dulu tembok dengan Wall Sealer, guna menetralisir PH
semen agar sesuai dengan PH cat. Dengan wall sealer Cat tidak mudah
mengelupas dan warna cat tidak akan berubah dari warna aslinya.Cat akan
menjadi seperti kapur jika daya serap tembok masih bekerja, untuk itu
tembok harus dilapisi dengan Wall Sealer, namun jika untuk alasan
ekonomis anda dapat melarutkan satu sampai dua bungkus lem putih dalam
satu galon air kemudian kuaskan pada tembok sebelum tembok di cat.
PROSES PLAMIR DAN CAT DASAR
Sebelum
pengecatan dilakukan ada pekerjaan pendahuluan yaitu plamir dinding.
Plamir dinding terdiri dari 3 bagian bahan, yang pertama adalah semen
putih, lem putih, dan kalsium. Semua bahan tersebut mempunyai fungsi
masing - masing.
Penggunaan
kalium pada bahan plamir berfungsi sebagai penambah volum dari plamir
dan memudahkan penghalusan, namun apabila terlalu banyak justru akan
menyebabkan cat yang nanti kita kerjakan menjadi kurang kuat. Sebagian
kontraktor bangunan sudah tidak menggunakan kalium sebagai campuran
plamir, kecuali pada pekerjaan yang memerlukan harga sangat hemat dan
waktu penyelesaian yang relatif cepat.
Teknik
melamir yang efektif adalah dengan menggunakan kapi besar atau bahan
bekas dari pipa pvc yang dibuat kapi. Dengan mengoleskan pada arah
vertikal di dinding kemudian untuk lapis selanjutnya pada arah
horisontal, demikian seterusnya sampai dinding menjadi rata. Lapisan
yang kedua haruslah menunggu lapisan yang pertama kering dahulu.
Penghalusan
menggunakan amplas dengan arah memutar. Alat penghalus otomatis sebaik
digunakan agar lebih cepat dalam pengerjaannya.
Setelah
diplamir, dilakukan Pelapisan cat dasar atau alkali sealer. Sebelum
dilakukan pengecatan dengan cat tembok aplikasikan terlebih dahulu cat
dasar alkali sealer, yang berfungsi memberikan lapisan dibawah cat
tembok sehingga memperkecil kontak langsung dengan alkali tembok. Selain
itu alkali sealer berfungsi memberikan lapisan warna putih sehingga
dapat mempercepat penutupan warna cat tembok pada dinding. Alkali sealer
berbeda dengan cat putih. Penggunaan cat putih sebagai dasaran
pengecatan tidak akan menghindari kontak langsung alkali tembok dengan
cat, tetapi hanya berfungsi membantu daya tutup cat tembok saja.
PROSES PENGECATAN DINDING

Proses
pengecatan dinding dimulai ketika semua permukaan dinding telah
terplamir , sudah dalam keadaan halus teramplas, dan sudah dilapisi
dengan cat dasar.Penggunaan
rol memang sangat efektif ketika kita mengecat pada pada bidang dinding
yang luas, namun apabila hendak merapikan pada sudut-sudut ruang
tetaplah kuas yang digunakan. Sebenarnya dengan menggunakan kuas cat
akan lebih terasa hemat karena tidak terlalu banyak yang lengket pada
rol kita. Untuk hasil yang sempurna cat tembok jangan terlalu kental,
encerkan dengan air 30-35 persen dari total berat cat.Lapis
demi lapis kita cat, cara yang paling cepat agar dinding lekas tertutup
rata oleh cat adalah dengan cara bersilangan. Lapisan pertama vertikal
atau horisontal, kemudian tunggu kering, lapisan yang kedua
kebalikannya.Selang waktu antara setiap lapis harus cukup lama. Secara
teoritis adalah 2-4 jam, tetap sebaikny minimal 8 jam atau semalam.
TIPS DAN TRIK DALAM PENGECATAN
- Kerjakan pengecatan pada siang hari.
- Mulai dari dekat jendela. menuju ke ruang dalam.
- Bila mengecat seluruh ruangan, kerjakanlah mulai dari langit-langit yang diteruskan ke dinding dekat kusen jendela, pintu-pintu, dan kemudian ke bagian bawah.
- Mengecat tiga lapis sesuai dengan anjuran pencampuran air lebih baik dari pada satu lapisan tebal, usahakan menyediakan cat yang cukup unluk area yang akan dicat dengan menghitung iuas area yang akan dicat, jangan mengecat pada suatu bidang yang lebar sekaligus. Batasi bidang pengecafan aniara satu sampai dua meter persegi sekali mengecat. Baru dilanjuttkan ke bidang berikutnya, Perhatikanlah petunjuk-petunjuk mudah pada kemasan cat sebelum bekerja.
- Lakukanlah pembuangan sisa saat melakukan pengecatan karena kita harus bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan menghindarkan membuang limbah/sisa cat ke dalam saluran pembuangan.
- Terakhir adalah membiarkan sisa cat mengering di wadahnya sebelum dibuang ke tempat sampah.
Dengan
mengikuti petunjuk-petunjuk sederhana tersebut pengecatan akan lebih
mudah, menghemat waktu, uang dan tenaga. Karena, persiapan permukaan
yang benar akan memberikan hasil akhir yang lebih baik dan perrnukaan
yang dicatakan lebih tahan lama, jangan mencoba untuk mengecat satu
lapisan dengan tebal.
Trik Penggunaan Aci Instan pengganti plamir dan cat dasar
Mari
kita hitung berapa tahap dibutuhkan sebelum mengecat dinding. Setelah
plesteran, dinding mesti diaci. Setelah itu diplamir dan diampelas agar
permukaannya halus. Cat dasar perlu diaplikasikan agar cat dinding dapat
menutup rata permukaan tanpa menyisakan belang di beberapa tempat.
Setiap tahap membutuhkan waktu antara dua-lima hari agar hasil finishing
din-ding sempurna.
Proses
yang demikian lama dan melelahkan itu, ternyata dapat menjadi singkat
dan praktis. Caranya, Anda bisa mensubs-titusi material sehingga dapat
menghilang-kan dua tahap pengerjaan, yaitu proses plamir dan pengecatan
dasar. Bagaimana caranya?"Dua proses itu bisa dihilangkan jika Anda
menggunakan semen aci instan
Aci instan terbuat dari campuran filler, semen putih, kapur, dan zat aditif. Ini menjadikan aci instan dapat merekat erat pada segala permukaan dinding (beton dan plesteran). Daya lentur dan proses pengeringan yang perlahan-lahan menjadikan aci instan sebagai material yang tepat untuk mengurangi retak rambut.
Aci instan terbuat dari campuran filler, semen putih, kapur, dan zat aditif. Ini menjadikan aci instan dapat merekat erat pada segala permukaan dinding (beton dan plesteran). Daya lentur dan proses pengeringan yang perlahan-lahan menjadikan aci instan sebagai material yang tepat untuk mengurangi retak rambut.
Retak rambut itu bisa terjadi jika proses pengeringan semen berlangsung
cepat. Aci instan mengering lebih lama. Dengan demikian, proses muai-
susutnya pun lambat, sehingga retak-retak rambut itu berkurang.
Penggunaan aci instan dianjurkan dalam praktik sehari-hari. Meski harga
material ini lebih mahal dari semen biasa, tapi sebetulnya bisa hemat.
Jika dihitung total biayanya, penggunaan aci instan ini dapat menghemat
waktu pengerjaan dan biaya pembangunan.
R.A.B. PENGECATAN
Pengecatan Tembok/plafond Baru kwalitas sedang
|
M2
| ||
a
|
Plamir
|
0,10
|
kg
|
b
|
Rol cat
|
0,01
|
bh
|
c
|
Cat tembok kwalitas sedang
|
0,45
|
kg
|
d
|
Steger ( perancah kerja )
|
0,01
|
Ls
|
e
|
Ampelas
|
0,50
|
lbr
|
f
|
Pembantu Tukang
|
0,06
|
org
|
g
|
Tukang cat
|
0,20
|
org
|
Pengecatan Tembok/plafond Baru kwalitas baik
|
M2
| ||
a
|
Plamir
|
0,10
|
kg
|
b
|
Rol cat
|
0,01
|
bh
|
c
|
Cat tembok kwalitas baik
|
0,50
|
kg
|
d
|
Steger ( perancah kerja )
|
0,01
|
Ls
|
e
|
Ampelas
|
0,50
|
lbr
|
f
|
Pembantu Tukang
|
0,06
|
org
|
g
|
Tukang cat
|
0,20
|
org
|
Pengecatan exterior
|
M2
| ||
a
|
Cat tembok exterior
|
0,36
|
kg
|
b
|
Plamir tembok
|
0,16
|
kg
|
c
|
Rol cat
|
0,01
|
bh
|
d
|
Steger ( perancah kerja )
|
0,01
|
Ls
|
e
|
Ampelas
|
0,50
|
lbr
|
f
|
Pembantu Tukang
|
0,20
|
org
|
g
|
Tukang cat
|
0,30
|
org
|


Komentar
Posting Komentar